Bikin Makan Gorengan Bebas Was-was Gunakan Tepung Bumbu Terfortifikasi

Dari berbagai jenis makanan olahan yang sehari hari dibuat masyarakat Indonesia, gorengan menjadi salah satu favoritnya. Rasanya yang gurih dengan proses pembuatan yang terbilang gampang, membuat sajian gorengan banyak diminati orang. Namun bagi sebagian orang hidangan gorengan merupakan menu yang kerap dihindari karena dirasa prosesnya telah menghilangkan nutrisi baik bagi tubuh.

Terlebih lagu, penggunaan bumbu dengan kandungan yang tidak jelas dinilai bisa berdampak negatif bagi tubuh. "Proses fortifikasi pada tepung bumbu bervitamin bisa memastikan bahwa kandungan nutrisi, vitamin, dan mineral di dalam produk tepung bumbu tetap bertahan, meski melalui proses penggorengan," ujar Albert Dinata, GM Marketing PT Sasa Inti pada acara diskusi virtual Peluncuram Sasa Tepung Bumbu Bervitamin Terbaru dengan media Rabu 27/1/2021). Albert menjelaskan, kegemaran masyarakat pada gorengan dan keinginan untuk menghadirkan inovasi nutrisi pada kandungan gorengan yang dikonsumsi masyarakat, menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi PT Sasa Inti untuk berinovasi agar konsumen mereka bisa menikmati gorengan tanpa rasa cemas.

"Dari riset yang kami lakukan, gorengan merupakan bagian tak terpisahkan dari menu harian masyarakat," ujarnya. Sasa Inti kemudian menghadirkan produk tepung bumbu bervitamin dengan nama Sasa Platinum Care+. “Kami yakin inovasi teknologi Sasa Platinum Care+ mampu menjadi bentuk dukungan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga dan diterima masyarakat dengan baik," ujar Albert.

Produk ini menurut Albert juga mengajak masyarakat berkreasi menciptakan aneka gorengan yang memberikan manfaat tambahan nutrisi yang lebih baik dan tetap diimbangi dengan gaya hidup sehat, seperti menjaga pola makan dengan benar dan berolahraga secara teratur. Susi Purnama, Head of R&D PT Sasa Inti menjelaskan, pihaknya membutuhkan waktu hampir 1 tahun untuk meriset dan mengembangkan Sasa Platinum Care+ ini. Proses pengembangan yang dilakukan atas produk ini mampu membuat Sasa Premium Care+ mampu mempertahankan kandungan nutrisi di dalam produk dan tidak mengubah rasanya.

Susi menjelaskan, tepung bumbu terfortifikasi ini memiliki kandungan zat besi, zink, vitamin B2 dan B9, serta serat pangan, untuk penuhi nutrisi dan berikan manfaat kesehatan lebih lengkap Produk ini juga telah mendapatkan sertifikasi dari BPOM. Karenanya, masyarakat Indonesia tetap dapat menikmati makanan gorengan kesukaan mereka, sekaligus mendapat kelengkapan gizi yang bermanfaat untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, di samping manfaat lainnya.

Albert menyebut hadirnya Sasa Tepung Bumbu bervitamin sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menekankan pentingnya kualitas SDM, kondisi yang berkaitan erat dengan asupan gizi setiap individu. Karena, sebagian penduduk hingga kini masih mengalami gizi buruk, stunting, dan obesitas. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi kurang gizi di Indonesia mencapai 17,7 persen.

Leave a Reply

Your email address will not be published.